Kebebasan yang telah dirampas dari tangan kita
Budaya yang telah diambil dari tangan kita
Mereka mengambilnya karena kita tak menjaganya
Mereka Menginjak - injak karena kita tak menjaganya
Mencuri karena tak mempunyai apapun
Sungguh memalukan . . .
Namun kita harus melihat diri sendiri
Apakah kita sudah benar ?
Kita selalu menuntut dengan semua yang mereka perbuat
Kita selalu marah dengan semua yang mereka perbuat
Namun apakah kita telah menjaga budaya kita ?
Apakah kita telah menghargai budaya kita ?
Mari lihat diri kita sendiri . . .
by Bisma Yoga Prananta
Kamis, 03 September 2009
Jumat, 07 Agustus 2009
Pandangan Pertama dan Terakhir
Ketika engkau melintasi di kedua bola mataku ini
Kau sungguh indah dan manis
Kau sungguh mempesona
Membuat diriku melayang ke surga
Tempat itu...
Tempat kita bertemu
Tempat kau menunjukkan dirimu
Tempat kau membuatku melayang
Namun pada saat itu aku sadar
Kita tidak akan berjumpa untuk selamanya
Dan satu hal yang kutahu
Saat itu aku memandang untuk yang pertama dan terakhir kalinya
by Bisma Yoga Prananta
Kau sungguh indah dan manis
Kau sungguh mempesona
Membuat diriku melayang ke surga
Tempat itu...
Tempat kita bertemu
Tempat kau menunjukkan dirimu
Tempat kau membuatku melayang
Namun pada saat itu aku sadar
Kita tidak akan berjumpa untuk selamanya
Dan satu hal yang kutahu
Saat itu aku memandang untuk yang pertama dan terakhir kalinya
by Bisma Yoga Prananta
Kamis, 06 Agustus 2009
Puisi Balas Dendam
Kau telah meremukkan hatiku
Mengapa kau lakukan ini padaku?
Banyak yang telah menyakitiku
Tapi kau adalah manusia yang paling kejam
Kau telah menyakitiku berulang kali
Sehingga aku ingin pergi dari bumi ini
Kau telah menghancurkanku
Kau telah meludahi kehormatanku
Aku tak akan memaafkanmu
Aku akan mencarimu dan memusnahkanmu
Akan kucari sampai akhir hidupku
Kamu...
by Bisma Yoga Prananta
Mengapa kau lakukan ini padaku?
Banyak yang telah menyakitiku
Tapi kau adalah manusia yang paling kejam
Kau telah menyakitiku berulang kali
Sehingga aku ingin pergi dari bumi ini
Kau telah menghancurkanku
Kau telah meludahi kehormatanku
Aku tak akan memaafkanmu
Aku akan mencarimu dan memusnahkanmu
Akan kucari sampai akhir hidupku
Kamu...
by Bisma Yoga Prananta
Tertekan
Rasa yang tak tertahankan
Tak dapat kuhindari
Seperti terbelit oleh tali berduri
Menghilangkan seluruh indra ku
Tak dapat kuelakkan
Namun mengapa hal itu terus menghantuiku?
Kepalaku terisi dengan kata - kata palsu itu
Asa ku terbang melayang entah kemana...
Dia terus menghantuiku dengan kata - katanya
Membuatku tak berarti
Mengapa dia melakukan ini?
Mungkin dia ingin membuatku tertekan...
by Bisma Yoga Prananta
Tak dapat kuhindari
Seperti terbelit oleh tali berduri
Menghilangkan seluruh indra ku
Tak dapat kuelakkan
Namun mengapa hal itu terus menghantuiku?
Kepalaku terisi dengan kata - kata palsu itu
Asa ku terbang melayang entah kemana...
Dia terus menghantuiku dengan kata - katanya
Membuatku tak berarti
Mengapa dia melakukan ini?
Mungkin dia ingin membuatku tertekan...
by Bisma Yoga Prananta
Rabu, 05 Agustus 2009
Bos Maling Yang Pandai
Ada Orang kaya namanya Rush Kamma Watthi yang mempunyai Gudang Emas di tengah hutan.Di Sekitar Gudang Emas Terdapat Lebih dari 200 Penjaga dan Penjaga itu Berjaga Pagi Siang dan MalamSuatu hari ada 3 Maling.Maling 1 Dateng Pagi-pagi, Tak jauh 5km... Dor Maati hangus tu maling 1.Maling 2 Jalan Siang-siang, dan berkata Kepada Maling 3Maling 2 : "Oi, Boss (Maling 3) gimana ni ???? Liatin aja teman kita tuh ditembak hangus.Boss : "Bodoh Loe jalan aja 1km lagi coba Dor Lu!!"Maling 2 Jalan Ke depan Jauh Sekali.... Dor Dor !! mati lagi tuh Maling 2.Sekarang Bossnya malah jalan Sore-sore dengan banyak uang dan emas.Tau gak kenapa?"Karena Bossnya pinter, kan cuma dijaga pagi siang dan malam.
Humor...
Humor...
Itulah Bundaku
Setiap hari kau ada di sisiku
Setiap hari kau ada di sampingku
Setiap hari kau selalu melindungiku
Itulah bundaku tersayang
Aku selalu melukaimu dengan cemeti berduri
Aku selalu mencelamu dengan kata - kata yang kasar
Namun engkau tetap sabar
Selalu diam saat dicambuk dan dicela
Kau adalah wanita paling mulia yang pernah kutemui
Kau adalah wanita paling penyabar yang pernah kutemui
Di sepanjang jalan kau selalu menggendongku
Namun kau tak pernah mengeluh
Itulah Bundaku...
by Bisma Yoga Prananta
Setiap hari kau ada di sampingku
Setiap hari kau selalu melindungiku
Itulah bundaku tersayang
Aku selalu melukaimu dengan cemeti berduri
Aku selalu mencelamu dengan kata - kata yang kasar
Namun engkau tetap sabar
Selalu diam saat dicambuk dan dicela
Kau adalah wanita paling mulia yang pernah kutemui
Kau adalah wanita paling penyabar yang pernah kutemui
Di sepanjang jalan kau selalu menggendongku
Namun kau tak pernah mengeluh
Itulah Bundaku...
by Bisma Yoga Prananta
Kisah Tak Berarti
Ini adalah kisahku
Kisah yang tak pernah ingin kusampaikan
Namun mengapa bibirku ini tak dapat kuhentikan
Kisah yang tak berarti...
Kata demi kata kulantunkan
Tapi mengapa tak dapat kuhentikan?
Selalu ingin mengatakan semua hal kosong itu
Berhenti !!!
Aku selalu mengatakan hal tak berarti itu
Aku bingung...
Apakah ini?
Mungkin ini adalah kisah tak berarti
by Bisma Yoga Prananta
Kisah yang tak pernah ingin kusampaikan
Namun mengapa bibirku ini tak dapat kuhentikan
Kisah yang tak berarti...
Kata demi kata kulantunkan
Tapi mengapa tak dapat kuhentikan?
Selalu ingin mengatakan semua hal kosong itu
Berhenti !!!
Aku selalu mengatakan hal tak berarti itu
Aku bingung...
Apakah ini?
Mungkin ini adalah kisah tak berarti
by Bisma Yoga Prananta
Ilusi Mata
Setitik Harapan
Aku melihat dari dasar dunia
Cahaya yang mulai redup
Aku berusaha menuju cahaya itu
Aku tak bisa menyentuhnya
Lalu aku mulai berharap dan berdoa
Akankah aku dapat menggapainya?
Akankah aku dapat meraihnya?
Apakah aku dapat menyentuhnya?
Lalu aku mencoba lari dengan sekuat tenaga
mengejar cahaya yang mulai redup dan meninggalkanku
Semakin lama aku mengejar, semakin lelah ragaku...
Namun pada akhirnya cahaya itu menghampiriku dan
membiarkan dirinya ditangkap olehku
Setitik cahaya itu akhirnya menjadi milikku
Aku tidah akan menyia - nyiakannya
by Bisma Yoga Prananta
Cahaya yang mulai redup
Aku berusaha menuju cahaya itu
Aku tak bisa menyentuhnya
Lalu aku mulai berharap dan berdoa
Akankah aku dapat menggapainya?
Akankah aku dapat meraihnya?
Apakah aku dapat menyentuhnya?
Lalu aku mencoba lari dengan sekuat tenaga
mengejar cahaya yang mulai redup dan meninggalkanku
Semakin lama aku mengejar, semakin lelah ragaku...
Namun pada akhirnya cahaya itu menghampiriku dan
membiarkan dirinya ditangkap olehku
Setitik cahaya itu akhirnya menjadi milikku
Aku tidah akan menyia - nyiakannya
by Bisma Yoga Prananta
Puisi Untuk Dia...
Kujalin kata - kata hanya untuk dia...
Hidupku sempurna karena dia...
Membuat hidupku berarti
dia...
Dia adalah bintang...
yang bersinar di kegelapan
malam...
Dia seorang yang kusayangi...
Tak akan kubiarkan pergi ke langit...
Kan kujaga dengan nyawa ini...
Walaupun harus pergi, aku akan slalu bersama dia...
by Bisma Yoga Prananta
Hidupku sempurna karena dia...
Membuat hidupku berarti
dia...
Dia adalah bintang...
yang bersinar di kegelapan
malam...
Dia seorang yang kusayangi...
Tak akan kubiarkan pergi ke langit...
Kan kujaga dengan nyawa ini...
Walaupun harus pergi, aku akan slalu bersama dia...
by Bisma Yoga Prananta
Langganan:
Postingan (Atom)
